Cublak Cublak Suweng, Permainan Sarat Makna

Cublak Cublak Suweng, Permainan Sarat Makna
Posted on: December 31, 2019 Posted by: Tyler Cole Comments: 0

Cublak Cublak Suweng, Permainan Sarat Makna

Cublak Cublak Suweng, Permainan Sarat Makna. Pernahkah kamu mendengar lagu Cublak Cublak Suweng? Atau kamu sudah hapal lirik bahkan artinya? Lagu ini dikategorikan sebagai lagu daerah. Cublak Cublak Suweng banyak dinyanyikan oleh masyarakat di Pulau Jawa. Lagu ini diciptakan oleh Sunan Giri dan menjadi lagu daerah khas Jawa Timur.

Ternyata, lirik lagu Cublak Cublak Suweng memiliki makna yang mendalam. Tentunya memiliki arti yang positif. Cublak dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi tempat. Sementara Suweng adalah perhiasan berupa anting wanita Jawa. Secara sederhana Cublak Cublak Suweng diartikan sebagai tempat yang berharga atau bisa bermakna tempat harta sejati. Dapatkan dan mainkan permainan game terbaik yang bisa memberi Anda penghasilan tambahan dengan mudah seperti game Judi Bola.

Sunan Giri menciptakan beraneka permainan dan lagu untuk berdakwah atau memperkenalkan agama Islam di tanah Jawa. Oleh karena itu, lirik lagu Cublak Cublak Suweng memiliki makna yang kuat terhadap ajaran Islam itu sendiri. Secara sederhana lirik lagu tersebut bermakna bahwa jika ingin mencari kebahagiaan sejati, sebenarnya tempatnya sudah ada di sekitar kamu. Kamu hanya perlu menjadi orang yang bijaksana, yaitu orang yang tetap tersenyum walaupun keadaannya dalam keadaan buruk sekalipun.

Permainan sarat makna ini minimal harus dimainkan oleh tiga orang anak dan maksimal tujuh atau delapan orang anak. Satu anak yang kalah dalam gambreng atau Hom Pim Pa akan berperan menjadi Pak Empo. Nantinya Pak Empo akan duduk membungkuk ke lantai. Kemudian anak-anak yang lain meletakkan satu tangan mereka di atas punggung Pak Empo. Selanjutnya, batu kerikil yang dipegang satu anak mulai digilir ke tangan setiap anak sambil menyanyikan lagu Cublak Cublak Suweng.

Batu kerikil akan berhenti ketika bait lagu terakhir selesai didendangkan. Pemain yang menerima batu kerikil terakhir lalu menyembunyikan dengan cara menggenggamnya. Semua tangan peserta dalam posisi yang sama. Lalu Pak Empo bertugas menebak anak mana yang memegang batu kerikil tersebut. Jika Pak Empo berhasil menebak, maka anak tersebut menjadi Pak Empo di permainan selanjutnya. Namun, jika salah menebak, Pak Empo akan tetap menjadi Pak Empo di permainan berikutnya.

Seru juga  ya Cublak Cublak Suweng jika dimainkan. Ajak adik-adik kamu untuk bermain permainan sarat makna ini. Silakan dicoba.